Pelatihan & Praktik Penelitian Komunikasi (Kualitatif) di Kota Batu Malang

Beberapa mahasiswa peserta pelatihan dan praktik penelitian komunikasi, beserta dosen pembimbing dan pendamping, serta tuan rumah di Omah Budaya Slamet

Beberapa mahasiswa peserta pelatihan dan praktik penelitian komunikasi, beserta dosen pembimbing dan pendamping, serta tuan rumah di Omah Budaya Slamet

Pelatihan dan Praktik Penelitian Komunikasi (Kualitatif) merupakan kegiatan praktik lapangan yang harus dilakukan oleh mahasiswa ilmu komunikasi yang mengambil matakuliah Metode Penelitian Komunikasi 2. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu, tanggal 7-8 Juni 2014, di Omah Budaya Slamet Dusun Beru, Desa Bumiaji, Kota Batu, Malang. Pada pelaksanaannya, kegiatan tersebut didampingi oleh 2 dosen pengampu matakuliah MPK 2 yaitu Dra. Dyva Claretta, MSi dan Dr. Sugeng Pujileksano, MSi, serta dibantu oleh bapak ibu dosen lainnya seperti Ade Kusuma, M.Med.Kom, Ririn Puspita T, M.Med.Kom, dan Ahmad Zam-zamy, M.Med.Kom.

Kegiatan praktik lapangan ini menjadi pelengkap dari proses belajar mengajar yang telah dilaksanakan di kelas. Kegiatan ini bertujuan sebagai pembelajaran bagi mahasiswa untuk menggali secara langsung data penelitian dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Pada hari pertama, mahasiswa dibagi dan ditempatkan pada beberapa titik survey yang telah ditentukan, untuk melakukan interview ke beberapa orang yang mereka temui dan dianggap sesuai untuk menjadi informannya. Beberapa tempat tersebut antara lain alun-alun kota Batu, terminal angkutan umum, pasar, dan rumah-rumah penduduk yang berada di sekitar Dusun Beru, Desa Bumiaji, Kota Batu.

Beberapa dari mahasiswa yang melakukan wawancara dengan informan di Alun-alun Kota Batu

Beberapa dari mahasiswa yang melakukan wawancara dengan informan di Alun-alun Kota Batu

Menurut ibu Dyva Claretta, praktikum ini perlu dilakukan agar mahasiswa bisa mempraktikan secara langsung bagaimana kegiatan survey di lapangan. Mahasiswa dilatih untuk melakukan pengamatan terhadap kondisi masyarakat di kota Batu, dan berkomunikasi dengan informan yang memiliki beragam perbedaan latar belakang kondisi sosial ekonomi. Beliau juga menambahkan, kegiatan ini pasti akan bermanfaat bagi mahasiswa karena mereka bisa mendapatkan pengalaman nyata di lapangan tentang bagaimana menghadapi berbagai kendala saat melakukan kegiatan penelitian seperti ini.

Simulasi FGD yang melibatkan para mahasiswa

Simulasi FGD yang melibatkan para mahasiswa

Selain praktik lapangan, pelatihan ini juga mengajak mahasiswa untuk berlatih dan melakukan simulasi kegiatan FGD (Focus Group Discussion). Kegiatan simulasi FGD terbagi atas 2 sesi, yaitu sesi pertama menghadirkan beberapa mahasiswa dan dipandu oleh seorang mahasiswa juga. Sedangkan pada sesi kedua, menghadirkan beberapa mahasiswa, pak Slamet (pemilik Omah Budaya Slamet) dan dipandu oleh Pak Sugeng.

Kecerian mahasiswa saat kegiatan belajar dan sesi diskusi di salah satu ruangan Omah Budaya Slamet

Kecerian mahasiswa saat kegiatan belajar dan sesi diskusi di salah satu ruangan Omah Budaya Slamet

Pada hari kedua, para peserta pelatihan mendapatkan materi tentang Analisis Teks Media yang disampaikan oleh bu Dyva, dan dilanjutkan oleh sesi diskusi yang dipandu oleh pak Sugeng. Omah Budaya Slamet yang nyaman dan unik, serta tuan rumah yang ramah dan terbuka membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan.

Categories: Umum | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: